Senin, 20 April 2015

Sharp Luncurkan Smartphone Sharp Aquos Crystal X

Sharp baru-baru ini meluncurkan smartphone terbarunya yakni AQUOS Crystal X. Bagi pelanggan yang berada di Jepang sudah bisa melakukan pre-order mulai besok melalui SoftBank.

Dilansir dari Phonearena, Senin (15/12/2014), AQUOS Crystal X dianggap sebagai salah satu perangkat high-end, memiliki fitur tampilan layar 5,5 inci (1080x1920) piksel, VoLTE, dan Sound Harman Kardon.
Sharp Luncurkan Smartphone Sharp Aquos Crystal X
Smartphone ini memiliki kamera di bagian belakang 13MP dengan LED flash, sedangkan di bagian depannya 1.2MP. Untuk dapur pacunya, tersemat prosesor Quad core 2,3 GHz Snapdragon 801, RAM 2GB, memori internal 16GB dan kapasitas baterai 2.610 mAh.

AQUOS Crystal X memiliki ukuran (39 x 73 x 11) mm, lebih kompak dibanding smartphone yang beredar di luar sana. Mereka rata-rata memiliki ukuran 5,5 inci seperti LG G3 (146,3 x 74,6 x 8,9) mm.

Selain itu, Ponsel pintar asal Jepang ini sudah menjalankan sistem operasi Android KitKat, tersedia dalam tiga versi warna: hitam, putih, dan pink.

Perihal harganya hingga saat ini pihak Sharp belum mengumumkan secara resmi. Bahkan kran informasi mengenai pasar selain Jepang belum dikatakan.

Rabu, 15 April 2015

Ini Smartphone Diproduksi Tanpa Kamera

Ada sejumlah kecil model smartphone yang dirancang tanpa menghadirkan fitur kamera, untuk mengisi ceruk pembeli yang tidak bisa membawa kamera ke tempat kerja mereka.

Dikutip dari Phonearena, Senin (15/12/2014), meskipun begitu, dengan ponsel itu mereka tetap bisa memiliki akses ke email, jaringan sosial dan klien IM. Salah satu dari beberapa perusahaan dengan smartphone non-kamera adalah iNO. iNO Scout 2 merupakan salah satu modelsmartphone berbasis Android ruggedized dengan layar 4 inci, prosesor 1.3GHz quad-core, 1GB RAM dan penyimpanan 16GB. 
Ini Smartphone Diproduksi Tanpa Kamera

Ada juga dengan bentuk lebih ramping, lebih ringan iNO 2, yang menawarkan layar AMOLED 4,3 inci, prosesor 1.3GHz quad-core, 1GB RAM dan penyimpanan 8GB. Keduanya dibanderol masing-masing USD300 atau sekitar Rp3,78 juta dan USD260 atau senilai Rp3,27 juta.  

Perusahaan lainnya bernama Phicomm memiliki i600nc, yang merupakan ponsel Android non-kamera dengan layar 4,3 inci dan prosesor dual-core 1.2GHz, dibanderol USD110 atau bernilai Rp1,38 juta.

Namun, untuk mendapatkan smartphone non-kamera yang layak di AS sulit. Model seperti itu hanya dapat ditemukan melalui eBay. 

Namun, Verizon menawarkan varian non-kamera BlackBerry Bold 9930. Mungkin model usang, tetapi masih lebih fungsional dari sebuah ponsel kamera. Atau, ada Nokia 207, bukansmartphone, tetapi memiliki kemampuan jaringan 3G dan memiliki akses ke Whatsapp, Facebook, dan Twitter

Jumat, 10 April 2015

iPhone 6 Monopoli Penjualan Smartphone di Jepang

 Apple melalui produk teranyarnya iPhone 6 masih memonopoli dari sisi penjualansmartphone di Jepang, seperti yang diterbitkan oleh situs Jepang BSN, versi SoftBank. 
iPhone 6 Monopoli Penjualan Smartphone di Jepang

Dikutip dari Phonearena, Senin (15/12/2014), Apple iPhone 6 versi 64GB tetap menduduki posisi teratas dengan penjualan ternaik di negara ini untuk bulan kedua berturut-turut. iPhone 6 model 64GB untuk operator au, naik dari posisi ketiga ke urutan kedua pada November. Sehingga memungkinkan untuk menukar posisi dengan SoftBank untuk iPhone model 16GB, yang mengalami penurunan peringkat menjadi ketiga. 

Pada Oktober lalu, enam versi yang berbeda dari iPhone 6  menduduki enam posisi penjualan smartphone di Jepang. Dan pada September, Oktober dan November, tiga penjual smartphone di Jepang setiap bulan telah didominasi oleh variasi iPhone 6 yang berbeda. Sementara itu, peringkat terbaik untuk Apple iPhone 6 Plus hanya terjadi bulan lalu.

Minggu, 05 April 2015

Alasan Ponsel Besar Terus Diproduksi

Usai penghentian produksi dan penjualan Nexus 5 oleh Google, keluar ponsel berlayar besar lain iPhone 6.

Dikutip dari Techradar, Senin (15/12/2014), dirilisnya iPhone 6 kemungkinan disebabkan karena Apple melihat layar 4 inci tidaklah cukup memuaskan penggunanya. 

Tidak bisa terelakkan jika phablet proporsional kini tengah populer. Bahkan, salah seorang sumber Google mengatakan, pihaknya akan menjual Nexus 11.9 di 2017 sebagai model andalannya. Langkah ini pun kemungkinan besar akan diikuti oleh beberapa pihak lainnya. 

Meskipun begitu, bukan seharusnya Google melihat kenyamanan pengguna dilihat dari ukuran tangan normal. Dan 5 inci dirasa cukup sempurna untuk sebuah ponsel yang nyaman dalam genggaman. 

Ada kemungkinan perusahaan melihat dengan ponsel berukuran lebih besar, biasanya datang dengan harga yang juga lebih besar, seperti Nexus 6 yang dikeluarkan Motorola. Sehingga diyakini dapat mengucurkan pundi-pundi pendapatan lebih banyak lagi.

Selain itu, layar lebar dianggap dapat lebih banyak memuat iklan dengan output resolusi 2.560 x 1.440 piksel.

Rabu, 25 Maret 2015

Motorola Segera Merilis Ponsel 4G Murah

Motorola berencana merilis ponsel dengan kemampuan jaringan 4G yang dijual dengan harga terjangkau.

Dikutip dari Phonearena, Sabtu (13/12/2014), hal ini sebagai upaya perusahaan untuk menjadi penjualn smartphone ketiga terbesar di India. Keoptimsan Motorola tersebut, disampaikan COO perusahaan Rick Osterloh baru-baru ini dalam kunjungannya ke India dalam laporan The Economic Times
Motorola Segera Merilis Ponsel 4G Murah
"Tahun depan, kita akan menjadi sangat agresif dalam proposisi nilai bagi pengguna akhir 4G," kata Osterloh. Dia juga menambahkan India dipilih karena merupakan pasar yang sangat penting bagi Motorola. 

Meskipun begitu, belum diinformasikan kapan smartphone 4G baru Motorola tersebut dirilis. Disinyalir, salah satu dari handset tersebut bisa menjadi penerus Moto E. sebagai ponsel yang disambut baik masyarakat India. 

Selain konektivitas 4G/LTE, Moto E baru dikabarkan memiliki layar 4,5 inci dengan 540 x 960 piksel, Android Lollipop, dan prosesor yang lebih baik dibandingkan dengan model saat ini.

Saat ini, Motorola adalah pembuat smartphone terbesar kelima di India (di belakang Samsung, Micromax, Lava, dan Karbonn). Hal ini berkat keberhasilannya pada produk Moto E, Moto G dan Moto X.

Awal tahun ini, Lenovo menyelesaikan akuisisi Motorola Mobility, dan sekarang duo tersebut dianggap sebagai produsen smartphone terbesar ketiga di dunia.

Jumat, 20 Maret 2015

Perbaikan Layar iPhone 6 dalam Lima Menit

Buat pengguna yang mengalami retak pada layar ponsel iPhone 6 dan iPhone 6Plus kini bisa melakukan perbaikan dalam waktu lima menit.

Dikutip dari BGR, Sabtu (13/12/2014), keretakan yang disebabkan karena terjatuh kini bisa lebih menghemat waktu dan uang. Bengkel Smartphone telah muncul di seluruh negeri selama beberapa tahun terakhir. 
Perbaikan Layar iPhone 6 dalam Lima Menit
Bagi pengguna yang ingin memperbaiki ponsel mereka secepat mungkin, perusahaan memberikan pilihan cepat dan mudah. Sehingga selain menghemat uang, pengguna juga dapat membeli dengan harga murah dan memperbaikinya sendiri. 

Penjual Komponen smartphone suplier Etrade memiliki langkah demi langkah panduan yang mencakup semua alat yang diperlukan untuk membongkar iPhone 6 atau iPhone 6 Plus serta mengganti layar retak. 

Tentu saja, garansi pemilik akan hilang. Tapi mungkin bukan ide buruk jika dapat dilakukan penggantian dengan komponen lebih murah dan lebih cepat. 

Sebagai informasi, Apple akan mengganti layar iPhone 6 retak dengan biaya USD109 atau sekitar Rp1,35 juta layar iPhone 6 Plus sebesar USD129 atau senilai Rp1,61 juta. Meskipun begitu, perbaikannya masih memakan waktu.

Tapi jika pengguna memiliki AppleCare +, perbaikan akan menelan biaya USD79 atau kisaran Rp984 ribuan.

Minggu, 15 Maret 2015

Peluncuran iPhone 6S Masih Sesuai Jadwal

Apple dikabarkan akan segera merilis kembali dua perangkat anyar yakni iPhone 6Sdan iPad Pro terbaru yang akan sesuai jadwal sebelumnya, yakni sekitar pertengahan 2015.
Peluncuran iPhone 6S Masih Sesuai Jadwal

Dikutip dari Softpedia, Sabtu (13/12/2014), kabar ini menepis kabar sebelumnya, yakni rencana tersebut tertunda disebabkan chip A9 yang akan melengkapi mesin kedua perangkat tersebut belum selesai diproduksi. 

Tetapi tampaknya chip ini tengah masuki masa produksi, sehingga rencana Apple tersebut diperkirakan akan sesuai jadwal. Hal ini diperkuat dengan laporan dari Korea Selatan (Korsel) yang mengungkapkan Samsung Electronics telah menerima semua pesananan chip A9 dari Apple dan bahwa produksi SOCS sudah dimulai.

Laporan tersebut juga menjelaskan, bahwa sejak 11 Desember 2014 SEC mulai produksi chip A9 pesanan Apple. Pekerjaan dilakukan di pabrik Austin berlokasi di Amerika Serikat, dengan menggunakan teknologi 14nm FinFET.